• Create an account
    *
    *
    *
    *
    *
    Fields marked with an asterisk (*) are required.
YOU ARE HERE: Home Manajemen

Sejarah Singkat

E-mail Print PDF

logo-43

A. Profil Pondok Pesantren Al wathoniyah 43 Jakarta
    Nama Pondok Pesantren         : Pondok Pesantren al wathoniyah 43
    Alamat                                       : Jl. Raya Rorotan No. I Rt.001 / 10 Cilincing Jakarta Utara                                                      
    Tahun Berdiri                             : 12 Juli 1992
    Nama Pendiri                             : KH. MULKI. HD
    Nama Pengasuh                        : Ust. H. Hasbiallah Mulki,S.Ag

B. Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Al wathoniyah 43 Jakarta

  • Sejak tahun 1972 sebenarnya cikal bakal pesantren sudah ada sejak kepulangan pendiri dari Pondok Pesantren Al Wathoniyah. Pusat pengajian lekar dari mulai anak-anak , kaum ibu dan Bapak sudah ada dan mulai banyak juga santri kalong. Waktu itu belum memulai sekolah formal, lalu setelah salah seorang putra pendiri sudah ada yang duduk di perguruan Tinggi semester V di Pondok Pesantren Salafiyah Safiiyah Situbondo, keinginan pendiri untuk membangun sekolah formal semakin mantap sehingga pada tanggal 12 Juli 1992 diletakkan batu pertama untuk pembangunan Pondok Pesantren Al Wathoniyah 43 tahap pertama dan pada tanggal 12 Juli 1995 dibukalah lima lembaga formal ( MI, MTs, MA dan SDI , SMP )     
  • Tujuan didirikan Pondok Pesantren Al Wathoniyah 43 yaitu mencetak santrinya agar beriman, bertaqwa , berilmu dan beramal .Pondok Pesantren Al wathoniyah 43 dikatakan sebagai Pondok Pesantren seni silaturrahmi, hal ini penuturan dari KH Mulki sendiri. Dengan silaturrahminya Pondok Pesantren Al wathoniyah 43 bisa berdiri dan berkembang pesat seperti sekarang ini .
  • Di Pondok Pesantren Al wathoniyah 43 para santri diajarkan Al Qur’an dan kitab-kitab kuning seperti :  Fiqih, Tauhid , Nahwu – Shorof dan aqidah akhlak , adapun yang paling ditekankan oleh KH.Mulki pada santrinya adalah ilmu masyarakat seperti : tahlil, Yasin, Ratib, berjanji, pembawa acara atau ceramah – ceramah agama dan menjadi khotib di masyarakat. Hal ini sudah menjadi cita – cita beliau agar kelak di masyarakat santri beliau terbiasa dalam memimpin acara-acara  kemasyarakatan dan menjadi santri yang siap pakai di masyarakat .
Last Updated ( Monday, 28 May 2012 10:30 )  

Fhoto Berita

Siapa yang Online

We have 2 guests online

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday23
mod_vvisit_counterYesterday20
mod_vvisit_counterThis week43
mod_vvisit_counterLast week214
mod_vvisit_counterThis month23
mod_vvisit_counterLast month1078
mod_vvisit_counterAll days21174

Polling

Menurut Anda Tampilan Website Kami....?
 

Kalender Pendidikan